Cara Memanfaatkan Sampah Plastik Menjadi Energi Alternatif

Secara umum kita pasti mengenal dua jenis sampah di dunia ini yaitu sampah organik dan juga sampah anorganik. Sampah – sampah ini nyatanya memang bisa kita temui setiap hari bahkan kita juga yang memproduksinya.

Jika dikelola dengan benar, sampah tersebut pasti bisa menghasilkan suatu benda yang memiliki manfaat lain. Hanya saja kita di sini masih kurang untuk soal pendaur ulangan sampah dan lebih memilih membuangnya saja bukan ke dalam tempat sampah stainless. Makanya tak heran debit sampah negara kita sangatlah banyak bahkan sampai banyak yang terbuang ke lautan.

Nah salah satu sampah yang bisa diolah menjadi energi alternatif adalah sampah plastik. Beberapa jenis plastik memang banyak yang terbuat dari bahan minyak bumi.

Maka dari itu, ide untuk membuat sampah plastik menjadi energi alternatif bisa dilakukan dengan kembali memecah plastik tersebut yang tadi menjadi minyak lagi.

Di Indonesia sendiri, sebetulnya sudah ada beberapa orang yang benar – benar mencoba untuk mengaplikasikannya untuk dapat mendaur ulang sampah plastik menjadi energi alternatif. Dan memang tidak dipungkiri, setiap ada usaha pasti akan ada hasil.

Sudah ada orang Indonesia yang berhasil melakukan hal tersebut. Video – video nya juga bisa kita temui dengan mudahnya di youtube.

Jika kita melihat videonya, mudah saja karena alat yang digunakan adalah alat sederhana. Mekanisme pirolis adalah mekanisme yang dijalankan yaitu dengan memanaskan plastik tanpa adanya oksigen dengan temperatur tertentu dan juga menggunakan teknik destilasi.

Nah menariknya, jika ini berhasil, maka energi alternatif ini bisa langsung diaplikasikan ke kendaraan bermotor.

Singkatnya, sampah dimasukkan ke dalam sebuah tabung vakum. Selanjutnya tabung tersebut dipanaskan dengan suhu 450 sampai 550 derajat celcius menggunakan listrik.

Nah dari sini nantinya akan keluar tetesan – tetesan minyak yang mengalir melalui pipi yang melalui jalur pendinginan.

Nah jika sudah begini, jelas hal ini harus dikembangkan, karena ini pengembangan daur ulang plastik seperti ini baru dilakukan oleh mahasiswa dan segelintir orang lain saja.

Jika ini diseriuskan oleh pemerintah, jelas ini bisa menjadi teknologi sekaligus energi masa depan yang sangat berguna di masa depan.